Depan > Index Berita > SEMINAR PENYAJIAN HASIL PENELITIAN KEPENDUDUKAN, KELUARGA BERENCANA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA (KKBPK)
SEMINAR PENYAJIAN HASIL PENELITIAN KEPENDUDUKAN, KELUARGA BERENCANA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA (KKBPK)
Rabu, 21 Desember 2016
IMGP8018.JPG
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan KB dan KS BKKBN​ Pusat Dra. Flourisa Juliaan Sudrajat, MKM (tengah) saat memberikan materi

Palangkaraya – BKKBN Kalteng, Data riset merupakan hal yang sangat penting karena setiap penelitian tidak terlepas dari keberadaan data yang menjadi sumber informasi. Riset juga tidak sekedar mendapatkan data yang dibutuhkan, memperoleh fakta tertentu yang menarik perhatian dan mencari informasi tertentu secara acak, lebih dari itu riset merupakan proses mengumpulkan, menganalisis, dan menerjemahkan informasi atau data secara sistematis sesuai dengan prosedur untuk memperoleh pemahaman yang kemudian hasilnya dikomunikasikan. Berangkat dari hal tersebut, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Seminar Penyajian Hasil Penelitian Kependudukan, Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang ditujukan untuk mengupas serba-serbi terkait penelitian yang telah dilakukan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Rungan Sari Resort (21/12/16) ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari civitas akademika, plkb/pkb dan mitra kerja. Seminar dibuka dengan sambutan dari Dra. Flourisa Juliaan Sudrajat, MKM (Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan KB dan KS BKKBN). Beliau menyampaikan terkait prosedur pemanfaatan data riset bagi institusi perguruan tinggi maupun mahasiswa. Tidak jauh berbeda dengan ketiga lembaga sebelumnya, BKKBN mewajibkan pengajuan proposal dan surat pengantar dari peguruan tinggi untuk permohonan data dan pengguna data harus mengirimkan kembali hasil analisis penelitian ke BKKBN. Data penelitian tentang kependudukan dan keluarga berencana yang dihimpun BKKBN diantaranya SDKI, SUSENAS, SUPAS, SP, Survey RPJMN, Performance Monitoring and Accountability dan pendataan keluarga. Pemanfaatan data riset diperbolehkan bagi sivitas akademika namun dengan tetap mempertimbangkan keabsahan data serta fokus penelitian karena pada dasarnya, seluruh data yang dihimpun lembaga pemerintah didiseminasikan untuk kebermanfaatan bangsa dan negara.