Peran Orang Tua dalam Pembinaan Remaja

Mengasuh dan membesarkan remaja dalam sebuah keluarga membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang berbeda dibandingkan dengan membesarkan balita, hal ini karena di usia remaja, mereka akan mencari jati dirinya dan terus mengalami perubahan/perkembangan secara cepat.

Selain kemampuan secara fisik yang bertumbuh, kemampuan-kemampuan lain yang dimiliki remaja mulai berkembang, seperti kemampuan berpikir, membandingkan, menganalisis, mengkritik dan lain-lain. Secara psikis, sikap dan perilakunya pun berubah. Remaja yang sebelumnya pendiam tiba-tiba banyak bicara atau dapat pula sebaliknya. Tingkah lakunya sangat sulit untuk dimengerti bahkan seringkali membantah atau menyanggah pendapat yang diberikan oleh orang tua.

Pada masa ini, orang tua sangat berperan besar dalam membantu remaja untuk meningkatkan rasa percaya diri, berani mengungkapkan pendapat, serta mulai mencoba membuat keputusan dan tidak selalu menuruti teman-temannya. Orang tua merupakan pendidik utama dan pertama bagi remaja, oleh karena itu, dalam membimbing anaknya menuju fase dewasa ada beberapa peran yang harus dijalankan oleh orang tua yakni:

  1. Sebagai pendidik

Dalam hal ini, orang tua wajib memberikan arahan serta bimbingan kepada anak remajanya sebagai bekal mereka untuk menghadapi tantangan perubahan yang terjadi, agar kelak remaja dapat membentuk rencana hidup yang mandiri, disiplin dan bertanggung jawab. Orangtua perlu menanamkan kepada remaja arti penting dari pendidikan dan ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan dari sekolah.

  1. Sebagai panutan

Di usia remaja, mereka memerlukan model panutan di lingkungannya. Orangtua merupakan model/panutan dan menjadi tokoh teladan bagi remajanya. Pola tingkah laku, cara berekspresi, cara berbicara orangtua yang pertama kali dilihat mereka, yang kemudian akan dijadikan panutan dalam kehidupannya. Orangtua harus selalu memberikan contoh dan keteladanan bagi anak remajanya, baik perkataan, sikap, maupun perbuatan.

  1. Sebagai pendamping

Di usia remaja orang tua wajib mendampingi anaknya agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang membawanya ke dalam kenakalan remaja/tindakan yang merugikan diri sendiri. Namun, pendampingan yang dimaksud tentu hendaknya dilakukan dengan bersahabat dan lemah lembut.

  1. Sebagai konselor

Orang tua sangat berperan penting dalam mendampingi remaja, apalagi ketika sedang menghadapi masa-masa sulit dalam mengambil keputusan. Sebagai konselor, orang tua dituntut untuk tidak menghakimi, namun harus merangkul dan membantu mereka dalam menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi.

  1. Sebagai komunikator

Hubungan yang baik antara orang tua dan remaja akan sangat membantu dalam pembinaan mereka. Jika hubungan antara orang tua dan remaja terjalin dengan harmonis/lancar maka antara satu sama lain saling mempercayai/terbuka. Remaja akan merasa aman dan terlindungi, jika orang tua dapat menjadi sumber informasi, serta teman yang dapat diajak bicara tentang kesulitan atau masalah mereka.

  1. Sebagai teman/sahabat.

Dengan peran orangtua sebagai teman/sahabat remaja akan lebih terbuka dalam menyampaikan permasalahan yang sedang dihadapinya.

Jika peran tersebut dijalankan dengan maksimal, maka remaja akan tumbuh dengan baik dan keluarga dapat menjadi harmonis.

 

Oleh: Adithiya Wiradinatha Saputra