Cegah Corona dengan #Janganmudik dulu

Virus Corona SARS-CoV-2 saat ini telah menyebar luas hingga ke berbagai wilayah di Indonesia, tidak terkecuali Kalimantan Tengah. Pemerintah saat ini telah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan perjalanan mudik selama Virus Corona masih menyebar.

Sejalan dengan hal ini, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau kepada masyarakat agar dapat menahan diri di rumah. Di sisi lain, saran untuk tidak mudik dianggap menjadi sebuah strategi jitu untuk menekan teror Virus Corona. Lantas, apa saja alasan yang membuat lebih baik tidak melakukan perjalanan mudik saat pandemi COVID-19 ini? Berikut alasan menurut BKKBN:

  1. Virus Corona tidak pandang bulu

Virus mematikan ini dapat menyerang siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Diprediksi kasus tersebut dapat menjadi ancaman bila masyarakat tetap bersikukuh untuk melakukan perjalanan mudik.

  1. Tidak bisa melakukan physical distancing

Menjaga jarak atau yang dikenal dengan istilah Physical Distancing tentu tidak berlaku ketika melakukan perjalanan mudik, dimana kebanyakan masyarakat memanfaatkan transportasi umum untuk melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman. Oleh karena itu, pemudik akan kesulitan untuk menjaga jarak fisik satu sama lain ketika dalam kendaraan sehingga tidak dapat menekan penularan penyakit COVID-19.

  1. Potensi penyebaran COVID-19 meningkat

Para pemudik yang melakukan perjalanan dapat borpotensi menjadi carrier atau pembawa virus dari daerah yang terpapar Virus Corona atau daerah yang masuk dalam zona merah. Status carrier tentu bisa mengancam keselamatan masyarakat sekitar, maupun keluarga.

  1. Status ODP membayangi

Beberapa daerah di Indonesia telah menetapkan bagi setiap pemudik yang berasal dari luar kota terdampak COVID-19 sebagai ODP (Orang Dalam Pemantauan). Status ini tentu tidak bisa diremehkan, karena pemudik yang berasal dari luar kota diwajibkan untuk mengisolasi diri selama 14 hari setiba di tempat tujuan.

  1. Fasilitas kesehatan di daerah minim

Selama berada melakukan mudik di tempat tujuan, fasilitas kesehatan yang berada di daerah tentu tidak selengkap fasilitas yang berada di pusat, sehingga sulit untuk melakukan penanganan pasien dengan cepat. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk bersabar tidak melakukan aktivitas mudik hingga pandemi ini dapat diatasi.

Di tengah pandemi ini, diharapkan setiap keluarga di Indonesia untuk tidak melakukan kegiatan mudik hingga pandemi ini dapat diatasi. “Saya berharap masyarakat di Kalimantan Tengah dapat mematuhi anjuran tersebut untuk menekan wabah Virus Corona ini,” tegas Dison, Kepala Bidang Advokasi, Penggerakan, dan Informasi Perwakilan BKKBN Kalteng.

 

Penulis : Adithiya Wiradinatha Saputra