Cegah COVID-19, BKKBN Andalkan BKL Mewujudkan Lansia Tangguh

Dampak dari adanya wabah Virus Corona (COVID-19) mempengaruhi berbagai sendi kehidupan masyarakat Indonesia khususnya Provinsi Kalimantan Tengah. COVID-19 merupakan wabah yang mudah sekali menular, sehingga pemerintah dengan cepat mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tinggal dirumah untuk meminimalisir jumlah korban.

Terkhusus penduduk lansia (lanjut usia), sebagaimana yang kita ketahui bahwa penduduk lansia sangat rawan terhadap penularan penyakit. Oleh karena itu, pemerintah melewati lembaga BKKBN mengimbau kepada para lansia di Indonesia khususnya di Kalimantan Tengah agar tetap menjaga kesehatan, karena lansia merupakan salah satu kelompok rentan yang harus menjadi perhatian dari berbagai pihak.

Berawal dari permasalahan ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah giat mempromosikan program Bina Keluarga Lansia (BKL) di tengah wabah COVID-19 yang sedang terjadi saat ini menggunakan berbagai media. Melewati program BKL, BKKBN menginginkan agar para lansia dapat mewujudkan 7 Dimensi Lansia Tangguh, yang mana dimensi ini merupakan bekal lansia untuk menjalani berbagai aktivitas kesehariannya terkhusus di saat-saat seperti ini. Tujuh Dimensi Lansia Tangguh antara lain:

  1. Dimensi spiritual, yakni memperkuat diri dengan mendekatkan diri kepada Tuhan.
  2. Dimensi fisik, yaitu mengajak para lansia untuk hidup sehat salah satunya dengan berolahraga.
  3. Dimensi emosional, yaitu memperkuat rasa cinta kasih.
  4. Dimensi intelektual, yaitu melatih intelektual lansia dengan tujuan agar kemampuan otak lansia tidak menurun.
  5. Dimensi sosial kemasyarakatan, menyangkut interaksi sosial di lingkungannya.
  6. Dimensi profesional dan vokasional, yaitu mengembangkan kreativitas yang dimiliki.
  7. Dimensi lingkungan, yakni menyangkut tentang kelestarian lingkungan sekitar.

Untuk mewujudkan keseluruhan dimensi tersebut dengan baik tentu membutuhkan usaha yang tidak mudah, di tengah masalah yang dihadapi saat ini. Virus Corona yang terjadi saat ini bukan hambatan kepada para lansia untuk mewujudkan dimensi tersebut. Perwakilan BKKBN Kalteng berharap kepada para lansia dapat menjalankan aktivitasnya di dalam rumah, seperti membaca buku, berdoa, dan sebagainya. “Lansia harus diberdayakan agar lansia tetap produktif di hari tua nya. Dengan adanya Virus Corona saat ini, diharapkan para lansia tetap menjaga kesehatannya dengan mempraktekkan 7 dimensi tersebut salah satunya dengan membaca buku,” tegas Lilis Aneta, Kepala Sub Bidang Bina Keluarga Balita, Anak, dan Lansia Perwakilan BKKBN Kalteng.

 

 

Penulis :   Adithiya Wiradinatha Saputra