Keterampilan Hidup, Bekal Remaja Untuk Masa Depan Bangsa

Remaja merupakan generasi penerus. Mereka adalah harapan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Masa remaja merupakan masa yang rentan dengan pengambilan keputusan dan dituntut untuk dapat hidup mandiri. Oleh karena itu, remaja dituntut untuk mempunyai keterampilan hidup.

Keterampilan hidup merupakan salah satu dari substansi program Generasi Berencana (GenRe) BKKBN. Menurut WHO (World Health Organization) definisi keterampilan hidup adalah berbagai keterangan atau kemampuan untuk dapat beradaptasi dan berperilaku positif, yang memungkinkan seseorang mampu menghadapi berbagai tuntutan dan tantangan dalam hidupnya sehari-hari secara efektif. Macam-macam keterampilan hidup menurut BKKBN adalah sebagai berikut:

  1. Keterampilan fisik, yakni dapat mengelola keseimbangan pada tubuh dan kesehatan dalam memilih dan mengatur pola makanan.
  2. Keterampilan mental, yaitu mampu belajar menghargai diri, percaya diri, berpikiran positif, dapat mengelola stres, mampu mengambil keputusan serta memecahkan masalah dengan bijaksana.
  3. Keterampilan emosional, ialah mampu bersikap tegas dalam mengekspresikan diri tanpa harus menyakiti pihak lain ataupun merendahkan diri di hadapan pihak lain.
  4. Keterampilan spiritual, merupakan kemampuan memahami bahwa semua kegiatan jasmani, pikiran, dan emosi manusia digerakkan atas dasar suara hati nurani dan diarahkan untuk memperoleh ke-ridhoan dari Tuhan.
  5. Keterampilan kejuruan, adalah keterampilan khusus yang dimiliki oleh remaja dalam bidang non akademik yakni berupa keterampilan remaja dalam berwirausaha, serta mampu mengembangkan potensi dirinya sesuai dengan bakat dan minat.
  6. Keterampilan menghadapi kesulitan, yakni dapat mengubah hambatan menjadi peluang. Dalam hal ini, remaja dituntut untuk tidak mudah putus asa serta selalu semangat diikuti strategi yang cerdas.

Tentu dalam hal ini, pendampingan sangat perlu diberikan kepada remaja. Oleh sebab itu, peran orang tua dan keluarga tentu sangat dibutuhkan, mengingat sebagian besar kehidupan remaja ada di dalam keluarga. “Diharapkan, remaja khususnya di Kalteng dapat memiliki keterampilan hidup yang mampu memberikan kontribusi besar dalam pembangunan kedepan,” tegas Erik Pranata, Kepala Sub Bidang Bina Ketahanan Remaja Perwakilan BKKBN Kalteng.

 

 

Penulis   :   Adithiya Wiradinatha Saputra